assalaamu’alaykum temantemaaaan!
Pada tau Marcel, kan? Kalau pingin ngebantu event Teladan tercinta TT dan ngeliat Marcel secara langsung, dateng VOTE 2013 dong;)
Ticket Boxnya udah dibuka lho

TELADAN?! JAYAMAHE!

assalaamu’alaykum temantemaaaan!

Pada tau Marcel, kan? Kalau pingin ngebantu event Teladan tercinta TT dan ngeliat Marcel secara langsung, dateng VOTE 2013 dong;)

Ticket Boxnya udah dibuka lho

TELADAN?! JAYAMAHE!

Ketahuilah bahwa dalam jasad ini ada segumpal daging, apabila segumpal daging itu baik, maka akan menjadi baik semuanya, dan apabila segumpal daging itu jelek, maka akan jeleklah semuanya, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati.

HR. Bukari dan Muslim

Ladang Pahala yang Kerap Terabaikan

Tok….tok…tok….

     ”Assalaamu’alaykum.” Kulempar sepatu dekilku ke arah rak sepatu yang tak jauh dari pintu. Dengan jalan terhuyung-huyung, aku mencoba melongokkan kepalaku ke arah jam yang terpajang di ruang tamu. Ah, sudah jam 19.18, gumamku lirih. Sesungguhnya, sudah biasa aku pulang jam segini, bahkan seusai sampai di rumah aku langsung makan dan tertidur dengan lelapnya. Hmm khayalku melayang, terngiang secuil perbincangan tadi siang.

……….. 

     ”Iya dek, bersekolah di Teladan itu emang banyak tuntutan,” sosok yang menurutku terihat dewasa dan pasti membuat orang nyaman di dekatnya pun mulai berujar.

     ”Kalau di sekolah, kamu bakal dituntut punya banyak prestasi. Di rumah, kamu bakal sering disuruh buat belajar dan kamu kan juga seorang aktivis yang punya bejibun kewajiban yang harus kamu penuhi.” Sorot matanya mulai menerawang. Mungkin, ada cuplikan kisah masa lalu yang berkelibat di benaknya, begitu pikirku.

     Aku, yang sedari tadi tertunduk dalam mulai mengatakan sesuatu, “Aku juga ngerasain itu Mbak. Tapi bagiku, masih sukar untuk membagi waktu. Apalagi…….” Aku menelan ludah, mencoba menyuarakan sesuatu yang ingin kusampaikan, “untuk orang tua.” Fiuuh! Lega sekali rasanya. Aku memang tak mengerti dengan pernyataanku barusan. Tapi aku merasa tak adil bila terus mengesampingkan mereka,-orang tua- dan kurasa seseorang di hadapanku ini mampu menampung unek-unekku.

     Kini sang kakak mulai melemparkan pandangannya ke seluruh penjuru masjid. Kala itu kami memang sedang menantikan lafadz adzan Ashar berkumandang. “Enggak cuma kamu dek, aku pun ngerasain hal yang sama. Bahkan dulu teman-temanku lebih memprioritaskan berkegiatan daripada bersama orang tua.”

     Deg! Satu lagi hal yang menohok qalbuku. Lalu apa makna Biirul Walidain?

……….

Maybe, mungkin ini memang problem yang kerap membelenggu warga Teladan, terutama yang punya segudang kesibukan. Entah. Namun bukankah tak adil bila beliau berdua-yang seharusnya merasa ‘memiliki anak’- malah jarang sekali bercakap dengan anaknya? Dari situ aku tersadar. Saat-saat ketika peluhku sedang menetes, tenagaku mulai terkuras dan otakku mulai memanas karena sedang berkegiatan, ada sosok yang selalu menantiku di rumah, dengan teh hangat yang sedap aromanya, dengan hidangan makan malam yang tersedia nan menggoda dan dengan sejuta ungkapan kasih yang tak pernah terluapkan. Dengan itu semua, orang yang kerap kau panggil orang tua mencintai dan menyayangimu.

Quote of This Day: “Jangan biarkan orangtuamu menyesal ketika mereka telah tiada disebabkan karena beliau tak sempat mengasihimu dan membimbingmu sebagaimana mestinya. Padahal kamulah yang patut disalahkan karena telah mengabaikan mereka, Ayah dan Bunda.”

*mohon maaf bila dalam menulis cerita ini ada kesalahan penulisan atau kata-kata yang menyinggung. Semoga bermanfaat:)*

Assalaamu’alaykum temans, sebentar lagi event FSA lho~
jangan lupa besok Jum’at ada kajian eksternal;) datang yaa

Assalaamu’alaykum temans, sebentar lagi event FSA lho~

jangan lupa besok Jum’at ada kajian eksternal;) datang yaa

hanggaralupi:

daraanggita:

Apapun sienomnya, kita tetep satu keluarga. Satu teladan!

umumumumu….kece ;3 TELADAN?!!!! JAYAMAHE!!!!!

hanggaralupi:

daraanggita:

Apapun sienomnya, kita tetep satu keluarga. Satu teladan!

umumumumu….kece ;3 TELADAN?!!!! JAYAMAHE!!!!!

(via avinalawya)

nashtricky:

Sorry and thanks, 11/12 :)

Whatever they have done, whatever others think of them, they are still my family :)

Aaand, welcome new family, 12/13 :)